Latar belakang
Pada tahun 228, Cao Rui(曹叡)[Pewaris tahta negara Wei(曹魏国皇帝)] menugaskan Cao Xiu(曹休) memimpin sekitar 10 ribu pasukan untuk menghadapi agresi militer dari negara Wu(東吳国).
Ketika pasukan Wei(曹魏军队) yang dipimpin Cao Xiu(曹休) melakukan manuver dengan tujuan untuk menduduki kota Xunyang(尋陽).
Siasat Zhou Fang
Sun Quan(孫權) menanggapi manuver pasukan Cao Xiu(曹休) dengan menugaskan Zhou Fang(周鲂) untuk seakan menyerah dan membelot ke kubu pasukan Wei(曹魏军队).
Hal tersebut dilakukan sebagai siasat, setelah mengetahui bahwa pasukan Cao Xiu(曹休) kurang menguasai dan mengenal medan pertempuran.
Kemudian Sun Quan(孫權) menugaskan Lu Xun(陸遜) sebagai Panglima utama pasukan Wu(東吳国大都督) untuk memimpin penyergapan terhadap pasukan Cao Xiu(曹休).
Sun Quan(孫權) menanggapi manuver pasukan Cao Xiu(曹休) dengan menugaskan Zhou Fang(周鲂) untuk seakan menyerah dan membelot ke kubu pasukan Wei(曹魏军队).
Hal tersebut dilakukan sebagai siasat, setelah mengetahui bahwa pasukan Cao Xiu(曹休) kurang menguasai dan mengenal medan pertempuran.
Kemudian Sun Quan(孫權) menugaskan Lu Xun(陸遜) sebagai Panglima utama pasukan Wu(東吳国大都督) untuk memimpin penyergapan terhadap pasukan Cao Xiu(曹休).
Pertempuran di Shiting
Pada awalnya, Cao Xiu(曹休) sempat curiga terhadap Zhou Fang(周鲂), namun pada akhirnya Zhou Fang(周鲂) berhasil meyakinkan Cao Xiu(曹休) dan bersedia sebagai pemandu jalan menuju ke kota Wan(皖縣) untuk melancarkan serangan terhadap kota tersebut.
Zhou Fang(周鲂) yang lebih mengenal seluk beluk kondisi medan pertempuran, akhirnya berhasil menyesatkan pasukan Cao Xiu(曹休) di daerah Shiting(石亭), dimana pasukan Wu(東吳军队) yang dipimpin Lu Xun(陸遜) telah dipersiapkan untuk melancarkan penyergapan.
Setelah pasukan Cao Xiu(曹休) terjebak, Lu Xun(陸遜) segera menugaskan pasukan Zhu Huan(朱桓) and pasukan Quan Cong(全琮) untuk melancarkan penyergapan terhadap pasukan Cao Xiu(曹休) dari dua sisi berbeda.
Cao Xiu(曹休) menyadari bahwa ia telah jatuh dalam perangkap, tatkala Zhou Fang(周鲂) menghilang saat berlangsungnya penyergapan tersebut.
Akhir pertempuran
Akibat penyergapan tersebut, pasukan Cao Xiu(曹休) tercerai berai dan harus mundur hingga ke daerah Jiashi(夾石). Peristiwa tersebut dikenal juga dengan peristiwa pertempuran di Shitting(石亭之战).
Tercatat bahwa Cao Xiu(曹休) wafat tak lama setelah berakhirnya pertempuran di Shiting(石亭之战), meskipun ia telah mendapatkan pengampunan dari Cao Rui(曹叡) atas kegagalannya tersebut.
Disusun dan terjemahkan ulang oleh Agust DZ
Sumber: Wikipedia
Zhou Fang(周鲂) yang lebih mengenal seluk beluk kondisi medan pertempuran, akhirnya berhasil menyesatkan pasukan Cao Xiu(曹休) di daerah Shiting(石亭), dimana pasukan Wu(東吳军队) yang dipimpin Lu Xun(陸遜) telah dipersiapkan untuk melancarkan penyergapan.
Setelah pasukan Cao Xiu(曹休) terjebak, Lu Xun(陸遜) segera menugaskan pasukan Zhu Huan(朱桓) and pasukan Quan Cong(全琮) untuk melancarkan penyergapan terhadap pasukan Cao Xiu(曹休) dari dua sisi berbeda.
Cao Xiu(曹休) menyadari bahwa ia telah jatuh dalam perangkap, tatkala Zhou Fang(周鲂) menghilang saat berlangsungnya penyergapan tersebut.
Akhir pertempuran
Akibat penyergapan tersebut, pasukan Cao Xiu(曹休) tercerai berai dan harus mundur hingga ke daerah Jiashi(夾石). Peristiwa tersebut dikenal juga dengan peristiwa pertempuran di Shitting(石亭之战).
Tercatat bahwa Cao Xiu(曹休) wafat tak lama setelah berakhirnya pertempuran di Shiting(石亭之战), meskipun ia telah mendapatkan pengampunan dari Cao Rui(曹叡) atas kegagalannya tersebut.
---000---
Sumber: Wikipedia

Komentar
Posting Komentar