Cheng Pu (程普) (154 - 213) Komandan pasukan pemerintahan otonomi Wu

Cheng Pu(程普), dengan nama panggilan Demou(德 谋), adalah seorang Komandan pasukan yang mengabdi kepada pemerintahan otonomi Wu() sejak masa kepemimpinan Sun Jian(孫堅) hingga masa kepemimpinan Sun Quan(孫權). Ia berasal dari kota Tuyin(土垠縣), wilayah Youbeiping(右北平郡).
Tercatat bahwa Cheng Pu adalah salah seorang perwira senior yang berusia paling tua, sehingga ia kerap dipanggil "Penatua Cheng" (程公), merupakan sapaan untuk menunjukkan rasa hormat. Cheng Pu juga dikenal sebagai seorang dermawan, dan bersahabat dengan banyak orang dari kelompok cendikiawan maupun para bangsawan.
Cheng Pu digambarkan sebagai seorang yang cerdas, serta memiliki pengetahuan luas dalam bidang militer.
Mengabdi kepada Sun Jian
Pada awal karirnya, Cheng Pu mengabdi kepada pemerintahan Han timur sebagai pejabat daerah pada salah satu kota kecil.
Ketika terjadi pemberontakan sorban kuning pada tahun 180, secara sukarela Cheng Pu bergabung dengan pasukan pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Sun Jian(孫堅). Cheng Pu turut memberikan kontribusinya untuk pasukan yang dipimpin Sun Jian, saat berhasil mengalahkan para para pemberontak di kota Wan() dan kota Deng(鄧).
Cheng Pu turut mendampingi Sun Jian(孫堅) ketika bergabung dengan koalisi anti Dong Zhuo pada tahun 190 [dimana pada saat itu, pasukan Sun Jian(孫堅) merupakan bagian dari divisi pasukan yang dipimpin oleh Yuan Shu].
Salah satu kontribusi terbaik yang diberikan Cheng Pu adalah pada saat pasukan Sun Jian(孫堅) berhasil memetik kemenangan atas pasukan Dong Zhuo dalam pertempuran di Yangren(). 

Mengabdi kepada Sun Ce

Setelah Sun Jian(孫堅) gugur dalam pertempuran Xiangyang pada tahun 191, lalu Cheng Pu memutuskan untuk mendampingi Sun Ce(孙策) [putera sulung dari Sun Jian] melancarkan kampanye militer ke regional Jiangdong(江东).
Ketika Sun Ce(孙策) berhasil mengalahkan Liu Yao(刘繇) dan menduduki wilayah Danyang(丹楊郡), dan menjadikan kota Moling(秣陵) sebagai pusat pemerintahan, lalu Sun Ce(孙策) menambahkan sekitar 2 ribu prajurit dan 50 ekor kuda dalam satuan pasukan dibawah komando Cheng Pu.
Setelah Sun Ce mengalahkan Wang Lang(王朗) dan menduduki wilayah Kuaiji(會稽), Sun Ce menunjuk Cheng Pu sebagai Komandan pertahananan wilayah Wu(吳郡都尉) dengan menempati pos pertahanan kota Qiantang(唐縣). Tak lama kemudian, Cheng Pu ditugaskan sebagai Komandan pertahanan wilayah Danyang(丹楊郡都尉) dengan menempati pos pertahanan kota Shicheng(石城縣).
Cheng Pu kembali memberikan kontribusinya saat Sun Ce menggelar kampanye militer ke kota Xuancheng(宣城) dan daerah Jing(), serta berhasil memadamkan pemberontakan di kota Wu(), Lingyang(陵陽) dan Chungu ().
Berkat prestasinya menyelamatkan Sun Ce di tengah pertempuran menumpas gerombolan penyamun yang dipimpin oleh Zu Lang(祖郎), Sun Ce menganugerahkan gelar kehormatan sebagai Jenderal Zhonglang(盪寇中郎將) kepada Cheng Pu.
Ketika Sun Ce berhasil menduduki Huancheng(皖城) dengan memperdaya Liu Xun(劉勛), kemudian Sun Ce memberikan perlindungan kepada keluarga Yuan Shu dan mengevakuasi mereka beserta sejumlah besar mantan pengikut Yuan Shu ke lokasi lebih aman di wilayah otonomi Wu.
Tak lama berselang, Liu Xun(劉勛) melancarkan serangan balik terhadap pertahanan Sun Ce, setelah ia memperoleh dukungan pasukan Liu Biao(劉表) [pada saat itu menjabat sebagai Gubernur provinsi Jing(荆州牧)] yang dipimpin oleh Huang Zu(黃祖). 
Sadar dengan ancaman serangan baru tersebut, Sun Ce segera mungkin menghimpun kembali kekuatan pasukannya untuk menghadapi gabungan kekuatan pasukan Liu Xun - Huang Zu. 
Cheng Pu segera memimpin pasukannya untuk bergabung dengan pasukan utama Sun Ce. Pada akhirnya gabungan pasukan Liu Xun - Huang Zu berhasil dikalahkan, dimana Huang Zu harus menarik mundur sisa pasukannya kembali ke wilayah Jiangxia(江夏郡), sedangkan Liu Xun(劉勛) serta sisa kekuatan pasukannya harus menyingkir ke utara untuk mencari perlindungan kepada Cao Cao(曹操).
Pasca berakhirnya pertempuran, kemudian Cheng Pu serta pasukannya kembali menempati pos pertahanan kota Shicheng(石城縣).

Mengabdi kepada Sun Quan

Ketika Sun Ce wafat pada tahun 200,maka kekuasaan pemerintah otonomi Wu diambil alih oleh Sun Quan(孫權). 
Sebagai penguasa baru, Sun Quan(孫權) [pada saat itu masih berusia muda] harus menghadapi banyak aksi pemberontakan di beberapa daerah dalam wilayah otoritasnya, sehingga Cheng Pu turut terpanggil untuk berikrar setia kepada Sun Quan(孫權)/ pemerintah otonomi Wu untuk merangkul kembali para kepala daerah yang masih menjadi bagian dari wilayah pemerintahan otonomi Wu, serta menumpas seluruh aksi pemberontakan.
Pada tahun 208, Cheng Pu turut serta dalam kampanye militer terhadap wilayah Jiangxia(江夏郡)[bagian wilayah dari provinsi Jing], dan wilayah Le'an(樂安).
Saat berlangsungnya agresi tersebut, , Cheng Pu memimpin bantuan pasukan melalui wilayah Yuzhang(豫章郡) untuk memperkuat pasukan utama Wu yang sedang melancarkan agresi terhadap wilayah Le'an(樂安郡).
Tak lama setalah wafatnya Taishi Ci, Cheng Pu ditunjuk oleh Sun Quan(孫權) untuk mengambil alih tugas yang diemban oleh Taishi Ci, sebagai komandan pasukan yang menjaga beberapa daerah [termasuk salah satunya adalah daerah Haihun()].
Ketika Cao Cao menggelar kampanye militer besarnya untuk menduduki wilayah Jiangdong pada akhir tahun 208, Cheng Pu bertugas sebagai wakil komandan mendampingi Zhou Yu. 
Pada akhirnya, koalisi pasukan Sun Quan dan Liu Bei berhasil mengalahkan pasukan Cao Cao dalam pertempuran Chibi. 
Pertempuran terus berlanjut dimana pasukan Wu melancarkan pengepungan terhadap kota Jiangling(江陵), sehingga pada akhirnya Cao Cao harus melepas otoritas wilayah Nan(南郡) kepada Sun Quan(孫權), dan harus rela melepas empat wilayah di selatan provinsi Jing(荆州) kepada Liu Bei [mencakup wilayah Changsha(長沙郡), wilayah Lingling(零陵郡), wilayah Wuling(武陵郡), dan wilayah Guiyang(桂陽郡)] .
Atas prestasi dan kontribusi tersebut, Cheng Pu memperoleh anugerah promosi jabatan setara Mayor Jenderal(裨將) dan ditunjuk sebagai kepala wilayah Jiangxia(江夏太守), dengan menempati pos pertahanan kota Shaxian().  
Setelah wafatnya Zhou Yu, Cheng Pu ditunjuk sebagai kepala wilayah Nan(南郡太守), menggantikan/meneruskan jabatan yang diemban sebelumnya oleh Zhou Yu. Namun Cheng Pu kembali bertugas menempati/menjaga wilayah Jiangxia(江夏), tak lama setelah keputusan Sun Quan(孫權) menyetujui peminjaman sementara wilayah Nan(南郡太守) kepada Liu Bei.

Akhir hayat

Tidak ada catatan resmi kapan dan bagaimana wafatnya Cheng Pu, namun menurut catatan dalam kitab Wu(書)yang ditulis oleh Wei Zhao, Cheng Pu wafat (karena sakit yang dideritanya) 100 hari pasca ia menjatuhkan eksekusi mati kepada ratusan anggota pengkhianat. 
Setelah Sun Quan(孫權) mengukuhkan dirinya sebagai "Kaisar Wu" pada tahun 229, Sun Quan(孫權) menganugerahkan gelar kehormatan kepada Cheng Pu yang diterima oleh Cheng Zi( 咨) [salah seorang putra kandung dari Cheng Pu].

---000---

Disusun dan terjemahkan ulang oleh Agust DZ
Sumber: Wikipedia

Komentar