Awal riwayat
Dengan nama panggilan Yide(益德), adalah salah seorang dari jenderal/ komandan pasukan yg paling diandalkan oleh Liu Bei(劉備), selain Guan Yu(關羽) dan Zhao Yun(趙雲).
Sejarah telah mencatat bahwa Zhang Fei(張飛) berasal dari keluarga
terpandang di wilayah Zhuo(涿郡).Awal karir
Ketika meluas aksi pemberontakan sorban kuning(黃巾之亂), Zhang Fei(張飛) terpanggil untuk bergabung dengan pasukan milisi yang dibentuk oleh Liu Bei(劉備) pada tahun 184.
Karena memiliki pandangan dan misi yang sama, maka terbina hubungan persahabatan yang erat antara Liu Bei(劉備) dengan Guan Yu(關羽) dan Zhang Fei(張飛), bahkan Guan Yu(關羽) dan Zhang Fei(張飛) sepakat untuk memberikan dukungan dan kesetiaan penuh kepada Liu Bei(劉備).Karena kontribusi dalam memadamkan pemberontakan sorban kuning, pada akhirnya pemerintah pusat Han timur(後漢) menganugerahkan jabatan walikota kota Anxi(安喜令) kepada Liu Bei(劉備), sedangkan Zhang Fei(張飛) dan Guan Yu(關羽) memperoleh promosi jabatan setingkat dengan perwira menengah(別部司馬).
Ketika Liu Bei(劉備) memutuskan untuk bernaung kepada Gongsun Zan(公孙瓒), Zhang Fei(張飛) turut mendampingi Liu Bei(劉備) mempertahankan kota Pingyuan(平原) dibawah komando Tian Kai(田楷)[Komandan pasukan Gongsun Zan(公孙瓒) yang ditugaskan untuk mengawasi wilayah di provinsi Qing(靑州)].
Karena semakin tersohornya kekuatan politik Liu Bei(劉備), maka Yuan Shu(袁术) [penguasa wilayah Huainan] menugaskan Ji Ling(纪灵) memimpin agresi militer/ invasi ke wilayah provinsi Xu(徐州牧).
Liu Bei(劉備) menanggapi agresi/invasi tersebut dengan memimpin langsung pertahanan di daerah Xuyi(盱眙) dan Huaiyin(淮陰) setelah mempercayakan pertahanan kota Xiapi(下邳) [pusat pemerintahan provinsi Xu(徐州)] kepada Zhang Fei(張飛).
Namun akibat kelengahan dan temperamen buruk yang dimiliki Zhang Fei, maka terjadilah konflik internal dalam kota yang telah menyebabkan tewasnya Cao Bao(曹豹)[mantan pejabat senior era pemerintahan Tao Qian] sehingga kondisi tersebut dimanfaatkan oleh Lü Bu(呂布) untuk melancarkan serangan mendadak dan berhasil menduduki kota Xiapi(下邳).
Karena berada dalam kondisi terdesak hebat pasca kekalahan saat menghadapi serangan pasukan Ji Ling(纪灵), maka Liu Bei(劉備) terpaksa menyerah dan tunduk kepada Lü Bu(呂布).
Liu Bei(劉備) menanggapi agresi/invasi tersebut dengan memimpin langsung pertahanan di daerah Xuyi(盱眙) dan Huaiyin(淮陰) setelah mempercayakan pertahanan kota Xiapi(下邳) [pusat pemerintahan provinsi Xu(徐州)] kepada Zhang Fei(張飛).
Namun akibat kelengahan dan temperamen buruk yang dimiliki Zhang Fei, maka terjadilah konflik internal dalam kota yang telah menyebabkan tewasnya Cao Bao(曹豹)[mantan pejabat senior era pemerintahan Tao Qian] sehingga kondisi tersebut dimanfaatkan oleh Lü Bu(呂布) untuk melancarkan serangan mendadak dan berhasil menduduki kota Xiapi(下邳).
Karena berada dalam kondisi terdesak hebat pasca kekalahan saat menghadapi serangan pasukan Ji Ling(纪灵), maka Liu Bei(劉備) terpaksa menyerah dan tunduk kepada Lü Bu(呂布).
Setelah kembali mengalami kekalahan saat menghadapi agresi pasukan Lü Bu(呂布), maka pada akhirnya Liu Bei(劉備) memutuskan meminta perlindungan kepada Cao Cao(曹操), yang pada saat itu mendominasi pemerintahan pusat Han timur(後漢).
Pada akhirnya Lü Bu(呂布) berhasil ditundukkan oleh Cao Cao(曹操) dalam pertempuran Xiapi(下邳之戰) pada tahun 198, dan kemudian Cao Cao menunjuk Che Zhou(車冑) sebagai Gubernur provinsi Xu(徐州牧) yang baru.
Legenda mencatat bahwa Zhang Fei(張飛) dan Guan Yu(關羽) turut mendampingi Liu Bei(劉備) mengunjungi kediaman Zhuge Liang(諸葛亮) di daerah Longzhong(隆中), saat Liu Bei(劉備) menetap di kota Xinye(新野).
Pada tahun 199, Liu Bei berhasil memperdaya Cao Cao dengan siasat hendak melancarkan pencegatan terhadap konvoi perjalanan Yuan Shu yang sedang mencari perlindungan kepada Yuan Shao di wilayah provinsi Qing, namun Liu Bei dan seluruh pengikutnya tidak menuju kembali ke kota Xuchang, melainkan menuju ke wilayah provinsi Xu, dan kemudian menduduki kota Xiapi(下邳) setelah menyingkirkan Che Zhou(車冑).
Namun Liu Bei harus kembali melepas otoritas provinsi Xu(徐州), dan lalu menyingkir ke wilayah provinsi Ji untuk mencari perlindungan kepada Yuan Shao, setelah pertahanan kota Xiapi dan kota Xiaopei jatuh oleh agresi pasukan Cao Cao.
Tidak ada catatan jelas apakah Zhang Fei(張飛) turut mendampingi Liu Bei(劉備) selama bernaung kepada Yuan Shao(), tetapi sejarah mencatat bahwa Zhang Fei(張飛) dan Guan Yu(關羽) telah kembali mendampingi Liu Bei(劉備), saat ia berhasil menundukan Cai Yang(蔡陽) dalam pertempuran dan menduduki wilayah Runan(汝南郡).
Namun Liu Bei(劉備) harus kembali menelan kekalahan telak dari Cao Cao(曹操), sehingga Liu Bei(劉備) harus melepas pertahanan wilayah Runan(汝南郡) dan menyingkir bersama dengan seluruh pengikut setianya ke wilayah provinsi Jing(荊州) untuk mencari perlindungan kepada Liu Biao(劉表) [Gubernur provinsi Jing(荊州牧)].
Legenda mencatat bahwa Zhang Fei(張飛) dan Guan Yu(關羽) turut mendampingi Liu Bei(劉備) mengunjungi kediaman Zhuge Liang(諸葛亮) di daerah Longzhong(隆中), saat Liu Bei(劉備) menetap di kota Xinye(新野).
Kontribusi dalam pertempuran Changban
Salah satu kontribusi terbaik Zhang Fei(張飛) adalah ketika Cao Cao(曹操) melancarkan pengejaran terhadap konvoi perjalanan Liu Bei(劉備) beserta sejumlah besar pengungsi rakyat sipil menuju ke wilayah yang lebih aman di selatan provinsi Jing(荊州) untuk menghindari agresi militer Cao Cao(曹操).
Ketika itu pasukan kavaleri Cao Cao(曹操) berhasil menghadang dan melancarkan penyergapan di daerah Changban(長阪), dimana peristiwa tersebut telah menyebabkan gugurnya sejumlah besar pasukan Liu Bei serta jatuh korban jiwa rakyat sipil.
Kondisi tersebut menuntut Liu Bei(劉備) segera menyingkir ke daerah Hanjin(漢津)[lokasi penyeberangan sungai Han(漢水)] untuk menghindari jatuh korban lebih banyak, setelah terlebih dahulu menugaskan Zhang Fei(張飛) memimpin sejumlah kecil pasukan kavaleri untuk menghambat pengejaran pasukan Cao Cao(曹操) di barisan belakang.
Sebagai siasat untuk menghalau pengejaran pasukan Cao Cao(曹操) yang berjumlah jauh lebih besar, Zhang Fei(張飛) menugaskan sejumlah prajurit untuk merusak jembatan/ akses jalur penghubung, dan kemudian menciptakan kamuflase dengan menugaskan sejumlah pasukannya untuk memacu kuda secara hilir mudik sehingga menyebabkan kabut debu di sekitar daerah perbukitan tersebut.
Ketika tiba pasukan Cao Cao(曹操) di sisi jembatan yang terputus, lalu Zhang Fei(張飛) menyerukan tantangan duel dengan suara lantang menggelegar di seberang jembatan. Tak seorangpun prajurit ataupun perwira yang menerima tantangan duel tersebut, tatkala mereka mengenali sosok Zhang Fei(張飛) dari kejauhan.
Komandan pasukan yang memimpin pengejaran tersebut, akhirnya memutuskan untuk menunda sementara pengejaran karena kuatir akan adanya serangan penyergapan dari pasukan Zhang Fei(張飛) di balik perbukitan [setelah ia mencurigai bahwa kabut debu tersebut, serta sayup terdengar suara derapan kuda adalah petunjuk adanya sejumlah besar pasukan kavaleri telah menanti dan siap melakukan penyergapan dari balik bukit].
Siasat tersebut berhasil menahan sementara manuver pasukan Cao Cao(曹操), dan memberikan kesempatan kepada rombongan Liu Bei(劉備) dan pengungsi rakyat sipil untuk menuju lokasi lebih aman di wilayah Jiangxia(江夏郡) dengan menyeberangi sungai Han(漢水).
Pada tahun 210, Liu Bei(劉備) dikukuhkan sebagai Gubernur provinsi Jing(荊州牧) setelah Sun Quan(孫權) meminjamkan otoritas wilayah Nan(南郡) kepada Liu Bei(劉備). Ketika itu pasukan kavaleri Cao Cao(曹操) berhasil menghadang dan melancarkan penyergapan di daerah Changban(長阪), dimana peristiwa tersebut telah menyebabkan gugurnya sejumlah besar pasukan Liu Bei serta jatuh korban jiwa rakyat sipil.
Kondisi tersebut menuntut Liu Bei(劉備) segera menyingkir ke daerah Hanjin(漢津)[lokasi penyeberangan sungai Han(漢水)] untuk menghindari jatuh korban lebih banyak, setelah terlebih dahulu menugaskan Zhang Fei(張飛) memimpin sejumlah kecil pasukan kavaleri untuk menghambat pengejaran pasukan Cao Cao(曹操) di barisan belakang.
Sebagai siasat untuk menghalau pengejaran pasukan Cao Cao(曹操) yang berjumlah jauh lebih besar, Zhang Fei(張飛) menugaskan sejumlah prajurit untuk merusak jembatan/ akses jalur penghubung, dan kemudian menciptakan kamuflase dengan menugaskan sejumlah pasukannya untuk memacu kuda secara hilir mudik sehingga menyebabkan kabut debu di sekitar daerah perbukitan tersebut.
Ketika tiba pasukan Cao Cao(曹操) di sisi jembatan yang terputus, lalu Zhang Fei(張飛) menyerukan tantangan duel dengan suara lantang menggelegar di seberang jembatan. Tak seorangpun prajurit ataupun perwira yang menerima tantangan duel tersebut, tatkala mereka mengenali sosok Zhang Fei(張飛) dari kejauhan.
Komandan pasukan yang memimpin pengejaran tersebut, akhirnya memutuskan untuk menunda sementara pengejaran karena kuatir akan adanya serangan penyergapan dari pasukan Zhang Fei(張飛) di balik perbukitan [setelah ia mencurigai bahwa kabut debu tersebut, serta sayup terdengar suara derapan kuda adalah petunjuk adanya sejumlah besar pasukan kavaleri telah menanti dan siap melakukan penyergapan dari balik bukit].
Siasat tersebut berhasil menahan sementara manuver pasukan Cao Cao(曹操), dan memberikan kesempatan kepada rombongan Liu Bei(劉備) dan pengungsi rakyat sipil untuk menuju lokasi lebih aman di wilayah Jiangxia(江夏郡) dengan menyeberangi sungai Han(漢水).
Ketika Zhou Yu(周瑜) menduduki wilayah Nan(南郡) setelah berhasil memenangkan pertempuran Jiangling(江陵), pada saat yang sama Liu Bei berhasil
menduduki empat wilayah di selatan provinsi Jing(荊州) dan menetapkan kota Gong'an(公安) sebagai pusat kedudukannya. Kemudian Liu Bei(劉備) menugaskan Zhang Fei(張飛) untuk menetap sementara dan mempertahankan daerah Yidu(宜都).
Kemudian Liu Bei(劉備) menikah dengan Sun ShangXiang(孙尚香) [adik perempuan dari Sun Quan(孫權)] sebagai simbol ikatan persekutuan antara Liu Bei dengan Sun Quan.
Memberikan perlindungan kepada Liu Shan
Ketika Liu Bei(劉備) memimpin langsung kampanye militer ke provinsi Yi(益州) pada tahun 212, Sun Quan(孫權) menanggapi berita tersebut dengan mengirimkan utusan untuk menjemput Sun ShangXiang(孙尚香) beserta dengan Liu Shan(劉禪)[putra sulung dari Liu Bei] kembali ke wilayah Wu(吳郡).
Namun upaya dari Sun ShangXiang(孙尚香) untuk menculik Liu Shan(劉禪) berhasil digagalkan oleh Zhao Yun(趙雲) dan Zhang Fei(張飛).
Kontribusi dalam invasi militer terhadap Yizhou
Ketika Liu Bei(劉備) mengirimkan pesan/ perintah untuk dikirimkan sejumlah tambahan pasukan dari provinsi Jing(荊州) untuk mendukung agresi militer/ invasi terhadap pertahanan Liu Zhang(劉璋) pada tahun 214, Zhang Fei(張飛) segera memimpin sejumlah pasukannya menuju ke wilayah di provinsi Yi(益州)
Pada akhirnya Liu Bei(劉備) berhasil menduduki provinsi Yi(益州) pada tahun 215 setelah menerima penyerahan dari Liu Zhang(劉璋).
Atas jasa dan kontribusi dalam kampanye militer tersebut, Zhang Fei(張飛) memperoleh promosi jabatan sebagai kepala wilayah Baxi (巴西郡太守).
Ketika masuk ke wilayah provinsi Yi(益州), pasukan Zhang Fei (張飛) sempat tertahan di kota Jiangzhou(江州)
yang dipertahankan oleh pasukan yang dipimpin oleh Yan Yan(嚴顏)[salah seorang komandan pasukan Liu Zhang(劉璋)].
Pada akhirnya
pasukan Zhang Fei(張飛)
berhasil menduduki kota tersebut setelah mengalahkan pasukan Yan Yan(嚴顏).
Saat Yan Yan(嚴顏) tertangkap dan akan dieksekusi mati, hal tersebut tidak menyiutkan nyalinya. Melihat hal tersebut, timbul kekaguman dalam diri Zhang Fei(張飛) terhadap sikap patriotisme Yan Yan(嚴顏), sehingga Zhang Fei(張飛) membatalkan eksekusi tersebut.
Setelah melalui rute sepanjang tepi sungai
Dian(垫江) dan berhasil
menduduki beberapa daerah yang lemah pertahanan, pada akhirnya
pasukan Zhang Fei(張飛)
bergabung dengan pasukan utama Liu Bei(劉備) untuk melancarkan pengepungan terhadap kota Chengdu(成都).
Atas jasa dan kontribusi dalam kampanye militer tersebut, Zhang Fei(張飛) memperoleh promosi jabatan sebagai kepala wilayah Baxi (巴西郡太守).
Pertempuran Baxi
Sebelum kembali ke kota Ye(鄴), Cao Cao(曹操) sempat menunjuk Xiahou Yuan(夏侯淵) sebagai Panglima tertinggi(大將軍) yang bertanggung jawab penuh atas pertahanan wilayah Hanzhong(漢中郡).
Tak lama berselang, Zhang He(張郃) [yang pada saat itu ditugaskan untuk mendampingi Xiahou Yuan(夏侯淵)] memimpin sejumlah pasukan dari kota Nanzheng(南鄭) menuju menuju wilayah Baxi(巴西郡) untuk mengevakuasi secara paksa sejumlah besar penduduk yang bermukim wilayah Baxi(巴西郡) menuju ke wilayah Hanzhong(漢中郡). Hal tersebut dilakukan Zhang He(張郃) sebagai antisipasi ketersediaan pangan/ logistik pasukannya pada saat menghadapi agresi militer dari Liu Bei(劉備) yang diprediksikan akan terjadi dalam waktu dekat.
Liu Bei(劉備) menanggapi manuver pasukan Zhang He(張郃) dengan menugaskan sejumlah pasukan yang dipimpin Zhang Fei(張飛) untuk melakukan penghadangan.
Setelah melewati daerah Dangqu(宕渠), daerah Mengtou(蒙頭) dan daerah Dangshi(盪石), kemudian pasukan Zhang He(張郃) dihadang oleh pasukan Zhang Fei(張飛), dimana mereka sempat berseteru dan tertahan satu sama lain selama lebih dari 50 hari.
Pada akhirnya barisan pasukan Zhang He(張郃) terpecah dan terdesak hebat setelah pasukan Zhang Fei(張飛) melancarkan penyergapan secara mendadak melalui rute alternatif dengan memanfaatkan daerah perbukitan yang terjal dan sempit.
Akibat dari penyergapan tersebut, Zhang He(張郃) serta belasan prajurit yang tersisa harus kembali ke kota Nanzheng(南鄭) dengan berjalan kaki melintasi daerah perbukitan.
Kampanye militer Hanzhong
Pada tahun 217, Liu Bei(劉備) melancarkan agresi militer/ invasi terhadap wilayah Hanzhong(漢中郡).Sebagai siasat untuk mengalihkan perhatian dan memecah kekuatan pertahanan pasukan musuh, Zhang Fei(張飛) dan Ma Chao(馬超) ditugaskan untuk memimpin agresi militer/ penyerangan terhadap wilayah Wudu(武都郡).
Menanggapi agresi tersebut, Xiahou Yuan(夏侯淵) menugaskan Cao Hong(曹洪) dan Cao Xiu(曹休) untuk memimpin pertahanan wilayah Wudu(武都郡).
Pada awalnya Cao Hong(曹洪) hampir terkecoh oleh siasat Zhang Fei(張飛), tetapi Cao Xiu(曹休) berhasil meyakinkan Cao Hong(曹洪) akan adanya kejanggalan dalam berita tersebut.
Ketika barisan depan pasukan yang dipimpin langsung Zhang Fei - Ma Chao berada di Gushan(固山), Cao Hong(曹洪) dan Cao Xiu(曹休) segera memanfaatkan kondisi tersebut dengan melancarkan serangan mendadak melalui rute lain terhadap barisan belakang/ barak pasukan Zhang Fei - Ma Chao yang berada di daerah Xiabian(下辨), setelah mereka melakukan manuver seakan hendak mundur meninggalkan wilayah Wudu(武都郡).
Serangan mendadak tersebut telah menyebabkan barak pasukan Zhang Fei - Ma Chao mengalami kerusakan berat dan gugurnya sejumlah besar perwira dan prajurit, sehingga kekalahan telak tersebut mendesak Zhang Fei(張飛) dan Ma Chao(馬超) untuk segera menarik mundur sisa pasukan meninggalkan wilayah Wudu(武都郡).
Meskipun pasukan Zhang Fei - Ma Chao mengalami kekalahan telak di wilayah Wudu(武都郡), tetapi pada akhirnya Liu Bei(劉備) berhasil menduduki wilayah Hanzhong(漢中郡) setelah Cao Cao(曹操) menarik mundur seluruh pasukannya pada tahun 219.
Tatkala Liu Bei(劉備) mengukuhkan diri sebagai Raja dari Hanzhong(漢中王), Zhang Fei(張飛) memperoleh promosi jabatan sebagai Jenderal kanan(右將軍) atas kontribusi dan jasanya selama berlangsungnya kampanye militer terhadap wilayah Hanzhong(漢中郡).
Pada awalnya Zhang Fei(張飛) sempat diunggulkan sebagai calon Kepala wilayah Hanzhong(漢中郡太守), namun pada akhirnya Liu Bei(劉備) menunjuk Wei Yan(魏延) untuk menjabat posisi tersebut dengan pertimbangan bahwa Wei Yan(魏延) memiliki potensi lebih baik dibandingkan Zhang Fei(張飛).
Akhir hayat
Ketika Liu Bei(劉備) mengukuhkan berdirinya negara Shu-Han(蜀漢国) pada tahun 221, Zhang Fei(張飛) dinobatkan sebagai jenderal pasukan kavaleri (車騎將軍) dan pejabat tinggi negara urusan dalam negeri(司隸校尉), serta memperoleh gelar kehormatan Xixiang(西鄉侯).Tak lama kemudian, Liu Bei(劉備) merencanakan kampanye - agresi militer terhadap Sun Quan(孫權) dengan tujuan untuk menduduki kembali wilayah provinsi Jing(荊州) dan membalas kematian Guan Yu(關羽).
Zhang Fei(張飛) segera menanggapi pesan Liu Bei(劉備) tersebut dengan memimpin sekitar 10 ribu pasukan bergerak dari kota Langzhong(閬中) menuju ke kota Jiangzhou(江州) untuk bergabung dengan pasukan utama Liu Bei(劉備), namun Zhang Fei(張飛) tewas ditangan Fan Qiang(范彊) dan Zhang Da(張達)[dua perwira yang mendampingi Zhang Fei(張飛)], saat ia tertidur.
Kemudian Fan Qiang(范彊) dan Zhang Da(張達) membelot ke negara Dong Wu(東吳国) dengan mempersembahkan potongan kepala Zhang Fei(張飛) demi memperoleh hadiah dari Sun Quan(孫權). Namun Sun Quan(孫權) menolak persembahan tersebut, dan kemudian menjatuhkan vonis hukuman kurungan kepada mereka.
Ketika Liu Bei(劉備) menerima berita kematian Zhang Fei(張飛), hal tersebut semakin membulatkan tekad dalam dirinya untuk melancarkan agresi militer terhadap Sun Quan(孫權) segera mungkin.
Penghargaan dan komentar terhadap Zhang Fei
Tercatat bahwa Cheng Yu(程昱)[salah seorang ahli strategi yang mengabdi kepada Cao Cao(曹操)] pernah berpendapat bahwa Liu Bei(劉備) sangat diuntungkan dengan keberadaan Guan Yu(關羽) dan Zhang Fei(張飛) di sisinya, karena ketangguhan mereka sebanding dengan kekuatan seribu pasukan. Namun sangat disayangkan bahwa mereka sangat berbeda satu dengan yang lainnya, dimana Guan Yu(關羽) sangat peduli kepada setiap pengikutnya, tetapi sangat angkuh kepada setiap ksatria lain, sedangkan Zhang Fei(張飛) sangat menghargai terhadap setiap ksatria lain, namun bersikap buruk terhadap setiap pengikutnya.Bahkan semasa hidupnya, Liu Bei(劉備) kerap kali gusar dan menegur Zhang Fei(張飛) karena sifat buruknya tersebut.
Pada tahun 260,
Liu Shan(劉禪)[Pewaris tahta negara Shu Han(蜀漢国孝懷皇帝)] menganugerahkan gelar kehormatan "Huan"(桓侯) kepada Zhang Fei(張飛) atas jasa dan pengabdiannya.
---000---
Disusun dan terjemahkan ulang oleh Agust DZSumber: Wikipedia

Komentar
Posting Komentar