Riwayat awal
Ma Chao(馬超) dengan nama panggilan Meng Qi(孟起) adalah Jenderal pasukan yang hidup pada masa akhir pemerintahan Han timur(後漢) hingga awal masa pemerintahan tiga negara(三国时期).
Karena kehandalannya, Ia adalah salah satu dari 5 Jenderal utama (五虎將) yang paling diandalkan oleh Liu Bei(劉備).
Ma Chao(馬超) berasal dari kota Maoling(茂陵縣), wilayah Youfufeng(右扶風郡). Ia adalah putra sulung dari Ma Teng(馬騰) [Panglima perang - penguasa wilayah provinsi Liang(涼州)]. Tercatat bahwa mereka masih memiliki garis keturunan langsung dengan Ma Yuan(馬援)[Jenderal termasyur pada awal masa pemerintahan Han timur(後漢)].
Awal karir
Setelah Cao Cao(曹操) mengutus Zhong Yao(鍾繇) untuk menengahi konflik antara Ma Teng(馬騰) dengan Han Sui(韓遂), serta meyakinkan mereka untuk tunduk dan patuh pada kedaulatan pemerintah pusat Han(後漢) yang berkedudukan di kota Xuchang(许昌), Cao Cao(曹操) sempat menawarkan kesempatan berkarir di pemerintah pusat kepada Ma Chao(馬超), tetapi Ma Chao(馬超) menolak tawaran tersebut.
Ketika Cao Cao(曹操) menugaskan Zhong Yao(鍾繇) memimpin agresi militer - pengepungan terhadap kota Pingyang(平陽) yang dipertahankan oleh Gao Gan(高幹) dan Guo Yuan(郭援) pada tahun 202. Dalam upaya untuk menunjukkan kesetiaannya kepada pemerintah pusat Han(後漢), Ma Teng(馬騰) mengirimkan sejumlah pasukannya [dibawah komando Ma Chao(馬超) dan Pang De(龐德)] untuk memperkuat pasukan Zhong Yao(鍾繇)
Telah tercatat, bahwa Ma Chao(馬超) telah menunjukkan ketangguhannya dalam pertempuran meskipun dalam kondisi terluka oleh akibat serangan panah pasukan musuh. Pada akhirnya pasukan Zhong Yao(鍾繇) berhasil memenangkan pertempuran dan menduduki kota Pingyang(平陽), dimana Guo Yuan(郭援) gugur ditangan Pang De(龐德) dalam pertempuran tersebut.
Mengambil alih wewenang Ma Teng
Ketika terjadi kembali konflik besar antara Ma Teng(馬騰) dengan Han Sui(韓遂), dimana konflik tersebut berujung pada inisiatif Ma Teng(馬騰) mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat Han(後漢), agar ia dipindah tugaskan ke wilayah lain.
Pada akhirnya Cao Cao(曹操) memenuhi permohonan Ma Teng(馬騰) untuk dipindah tugaskan ke wilayah lain, dimana Ma Teng(馬騰) ditunjuk sebagai Komandan pertahanan(衞尉) dengan bertempat tugas di kota Ye(鄴城).
Kemudian Ma Teng(馬騰) beserta dengan seluruh anggota keluarganya pindah ke kota Ye(鄴城), terkecuali Ma Chao(馬超).
Sebagai putra sulung, maka Ma Chao(馬超) mengambil alih kepemimpinan sejumlah pasukan dan otoritas beberapa wilayah di provinsi Liang(涼州) yang semula adalah wewenang dari Ma Teng(馬騰). Kemudian pemerintah pusat Han(後漢) [Cao Cao(曹操)] menganugerahkan gelar kehormatan “Douting”(都亭侯) kepada Ma Chao(馬超), serta penunjukan jabatan setara dengan Letnan Jenderal(偏將軍).
Pertempuran di Tongguan
Pada musim semi tahun 211, Cao Cao(曹操) menugaskan Zhong Yao(鍾繇) dan Xiahou Yuan(夏侯渊) untuk memimpin kampanye - agresi militer terhadap wilayah Hanzhong(漢中郡) dengan jalur perjalanan melalui regional Guanzhong(關中) [mencakup seluruh wilayah di sepanjang lembah sungai Wei(渭河), yang diapit barisan pegunungan Longshan(陇山) di sisi utara, dan barisan pegunungan Qinlin(秦岭/南山) di sisi selatan].
Manuver konvoi pasukan pemerintah pusat Han(後漢) yang bergerak menuju regional Guanzhong(關中) tersebut akhirnya menyita perhatian Ma Chao(馬超).
Dengan dugaan bahwa Cao Cao(曹操) telah menugaskan pasukan tersebut untuk menduduki wilayah di regional Guanzhong(關中), maka Ma Chao(馬超) berhasil meyakinkan Han Sui(韓遂) dan seluruh kepala daerah di seluruh wilayah dalam regional Guanzhong(關中) untuk bergabung dan membentuk koalisi menentang agresi - invasi militer dari pemerintah pusat Han(後漢)[yang didominasi oleh Cao Cao(曹操)].
Konvoi pasukan pemerintah pusat Han dibawah komando Zhong Yao(鍾繇) dan Xiahou Yuan(夏侯渊) akhirnya tertahan oleh pertahanan pasukan koalisi [dibawah pimpinan Ma Chao(馬超) dan Han Sui(韓遂)] di gerbang Tong/ Tongguan(潼關)
Cao Cao(曹操) merespon aksi penghadangan oleh pasukan koalisi tersebut sebagai aksi pemberontakan.
Setelah sempat menugaskan pasukan Cao Ren(曹仁) untuk memperkuat pasukan Zhong Yao(鍾繇) - Xiahou Yuan(夏侯渊), kemudian bantuan pasukan yang dipimpin langsung oleh Cao Cao(曹操) akhirnya tiba di daerah Tongguan(潼關) pada akhir musim panas tahun 211.
Pertempuran antara kedua pihak terus berlangsung hingga akhir musim gugur tahun 211. Meskipun pasukan koalisi kerap berhasil mematahkan manuver serangan dari pasukan pemerintah pusat Han(後漢), namun pada akhirnya Cao Cao(曹操) bersedia memenuhi undangan perundingan damai dari pihak koalisi untuk mengakhiri pertempuran.
Telah tercatat, sesungguhnya jalan perundingan tersebut adalah bagian dari siasat Ma Chao(馬超) dengan tujuan untuk menangkap dan menyingkirkan Cao Cao(曹操). Tetapi ancaman tersebut telah diantisipasi oleh Cao Cao(曹操), bahkan ia berhasil menciptakan konflik internal antara Ma Chao(馬超) dengan Han Sui(韓遂) [sesuai saran dan petunjuk dari Jia Xu(賈詡)].
Ketika konflik internal antara Ma Chao(馬超) dengan Han Sui(韓遂) semakin menajam, maka Cao Cao(曹操) segera memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melancarkan serangan mendadak terhadap pertahanan pasukan koalisi hingga terdesak mundur dan terpecah.
Cao Cao(曹操) akhirnya berhasil memetik kemenangan dalam serangan tersebut, dimana serangan tersebut telah menyebabkan gugurnya Li Kan(李堪) dan Cheng Yi(成宜)[keduanya adalah anggota koalisi], sedangkan Han Sui(韓遂) dan anggota koalisi lainnya menarik mundur sisa pasukan masing-masing kembali ke wilayah asal mereka].
Ma Chao(馬超) beserta dengan sisa pasukannya menyingkir ke daerah pemukiman suku Xirong(西戎) dengan dibayangi pengejaran oleh pasukan pemerintah pusat Han(後漢). Atas perintah Cao Cao(曹操), pengejaran terhadap Ma Chao(馬超) serta seluruh pengikutnya terus dilakukan hingga ke wilayah Anding(安定郡).
Akhirnya Cao Cao(曹操) memerintahkan penghentian pengejaran tersebut karena perhatiannya teralih pada aksi pemberontakan yang dipimpin oleh Su Bo(蘇伯) di wilayah Hejian(河間郡).
Namun sebagai akibat dari aksi pemberontakan yang dipimpin Ma Chao(馬超) tersebut, Kaisar Xian(獻帝)[dibawah kendali Cao Cao(曹操)] mengeluarkan titah resmi penangkapan dan vonis hukuman mati terhadap Ma Teng(馬騰) dan seluruh anggota keluarganya yang berada di kota Ye(鄴城) pada musim panas tahun 212.
Pengepungan Jicheng
Pada awal tahun 213, Ma Chao(馬超) melancarkan agresi militer - pengepungan terhadap kota Ji/ Jicheng(冀城) [pusat pemerintahan wilayah provinsi Liang(涼州)], setelah ia memperoleh dukungan dari Zhang Lu(张鲁) [Penguasa/ Kepala wilayah Hanzhong(漢中郡太守)], serta dukungan penuh dari suku Qiang(羌族) dan suku Xirong(西戎).
Setelah terkepung selama hampir delapan bulan tanpa kehadiran bantuan pasukan dari pemerintah pusat Han(後漢), maka pada akhirnya Wei Kang(韋康)[Pejabat pengawas provinsi Liang(涼州刺史)] menyerah kalah.
Tercatat bahwa Ma Chao(馬超) memerintahkan eksekusi mati terhadap Wei Kang(韋康) setelah ia menduduki Jicheng(冀城).
Ketika bantuan pasukan dari pemerintah pusat yang dipimpin Xiahou Yuan(夏侯渊) telah tiba, Ma Chao(馬超) segera memimpin sejumlah pasukan untuk menyambut kedatangan pasukan Xiahou Yuan(夏侯渊) di luar benteng kota, dan kemudian berhasil memetik kemenangan dalam pertempuran tersebut.
Pasca kemenangan tersebut, Ma Chao(馬超) mengukuhkan dirinya sebagai Gubernur provinsi Bing(并州牧) dengan gelar Jenderal yang menduduki wilayah barat(征西將軍).
Kehilangan Jicheng
Sejak awal, Yang Fu(楊阜) tidak simpatik pada Ma Chao(馬超), dimana secara diam-diam ia berkonspirasi dengan Zhao Qu(趙衢), Liang Kuan (梁寬), Yin Feng(尹奉) dan lainnya [beberapa pejabat yang dulu pernah mendampingi Wei Kang(韋康)] berencana untuk melengserkan Ma Chao(馬超).
Dengan siasat hendak memakamkan istrinya di luar kota Ji(冀城), Yang Fu(楊阜) berhasil tiba ke kota Li(歷城) untuk meminta pertolongan kepada Jiang Xu(姜叙) [Komandan pasukan yang mempertahankan kota Li / Licheng(歷城)], dimana pada akhirnya Jiang Xu(姜叙) bersedia membantu Yang Fu(楊阜) melengserkan Ma Chao(馬超) dengan melancarkan aksi pemberontakan sebagai siasat untuk memancing Ma Chao(馬超) meninggalkan basis pertahanannya di kota Ji/ Jicheng(冀城).
Tak lama kemudian, Jiang Xu(姜叙) dan Yang Fu(楊阜) melancarkan permberontakan di kota Lu/ Lucheng(鹵城). Siasat dari Yang Fu(楊阜) akhirnya berhasil memprovokasi Ma Chao(馬超) untuk memimpin langsung operasi penumpasan terhadap aksi pemberontakan tersebut.
Tak lama setelah Ma Chao(馬超) dan pasukannya meninggalkan Jicheng(冀城), kemudian Zhao Qu(趙衢) dan Liang Kuan(梁寬) [yang diberi wewenang sementara untuk mengawasi jalannya pemerintahan kota Ji/ Jicheng(冀城)] memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengambil alih otoritas kota tersebut.
Tercatat dalam peristiwa tersebut, Zhao Qu(趙衢) juga telah menangkap dan mengeksekusi mati seluruh anggota keluarga [istri dan anak] dari Ma Chao(馬超).
Karena kokohnya pertahanan Jiang Xu(姜叙) di kota Lu/ Lucheng(鹵城), maka Ma Chao(馬超) menarik mundur pasukannya kembali ke kota Ji/ Jicheng(冀城), namun ia menemukan kondisi kota yang telah diduduki Zhao Qu(趙衢) dan Liang Kuan(梁寬).
Sebelum menuju ke wilayah Hanzhong(漢中郡), Ma Chao(馬超) memutuskan untuk terlebih dahulu melancarkan serangan terhadap pertahanan kota Li / Licheng(歷城) dengan tujuan untuk membalaskan kematian istri dan putranya.
Akibat dari kelalain prajurit jaga kota Li / Licheng(歷城), yang mengendurkan pertahanan gerbang kota], maka pasukan Ma Chao(馬超) berhasil menerobos masuk pertahanan kota dan menduduki kota tersebut. Kemudian Ma Chao(馬超) memerintahkan pasukannya untuk membumi hanguskan hampir seluruh isi kota Li(歷城) setelah ia mengeksekusi mati ibu kandung dan anak dari Jiang Xu(姜叙)
Bernaung kepada Zhang Lu
Setelah memperoleh kembali dukungan pasukan dari Zhang Lu(张鲁), kemudian Ma Chao(馬超) melancarkan kembali agresi militer/ pengepungan terhadap pertahanan Jiang Xu(姜叙) di daerah Qi Shan(祁山) selama hampir 30 hari.
Namun pada akhirnya Ma Chao(馬超) harus mengakhiri agresinya dan menarik mundur seluruh pasukannya kembali ke wilayah Hanzhong(漢中郡), setelah bantuan pasukan yang dipimpin Xiahou Yuan(夏侯渊) - Zhang He(張郃) tiba untuk memperkuat pertahanan Jiang Xu(姜叙).
Ketika bernaung di wilayah Hanzhong(漢中郡), Zhang Lu(张鲁) berniat menikahkan salah seorang putri kandungnya dengan Ma Chao(馬超), namun niat tersebut ditangguhkan setelah mempertimbangkan nasihat dari Yang Bai(楊柏) [salah seorang pejabat yang mengabdi kepada Zhang Lu].
Zhang Lu(张鲁) kerap kali memberikan dukungan kepada Ma Chao(馬超) untuk melancarkan kampanye - agresi militer ke wilayah provinsi Liang(涼州), tetapi seluruh upaya tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan, sehingga memicu ketidak harmonisan hubungan antara Ma Chao(馬超) dengan Zhang Lu(张鲁).
Yang Bai(楊柏) yang sejak awal menyimpan kedengkian terhadap Ma Chao(馬超), kemudian berencana untuk menjebak Ma Chao(馬超), namun rencana tersebut bocor dan diketahui oleh Ma Chao(馬超), sehingga ia dan seluruh pengikut setianya segera meninggalkan wilayah Wudu(武都郡), lalu bernaung di tengah pemukiman suku Di(氐).
Mengabdi kepada Liu Bei
Pada tahun 214, ketika terdengar kabar bahwa Liu Bei(劉備) sedang melancarkan agresi militer - pengepungan terhadap pertahanan Liu Zhang(劉璋) di kota Chengdu(成都), kemudian Ma Chao(馬超) mengirimkan pesan tertuju kepada Liu Bei(劉備) yang berisikan tentang maksud dan niatnya untuk bergabung.
Liu Bei(劉備) menanggapi isi surat tersebut dengan gembira, dan lalu mengutus Li Hui(李恢) untuk mengunjungi Ma Chao(馬超).
Kemudian Ma Chao memimpin seluruh sisa pasukannya menuju ke wilayah propinsi Yi(益州) untuk bergabung dengan kesatuan pasukan Liu Bei(劉備).
Sejarah mencatat bahwa Pang De(龐德) memutuskan untuk menetap di wilayah Hanzhong(漢中郡) dan mengabdi kepada Zhang Lu(张鲁).
Pada akhirnya Liu Zhang(劉璋) memutuskan untuk menyerahkan otoritas seluruh wilayah provinsi Yi(益州) kepada Liu Bei, tak lama setelah pasukan Ma Chao turut mengepung kota Chengdu(成都) dari sisi utara. Hal itu disebabkan karena reputasi Ma Chao(馬超) telah menciutkan nyali Liu Zhang(劉璋).
Berkat kontribusinya tersebut, Liu Bei menganugerahkan gelar “Jenderal yang mendamaikan wilayah barat”(平西將軍) kepada Ma Chao(馬超), serta berwewenang atas pengawasan pemerintahan kota Linju(臨沮).
Kontribusi dalam kampanye militer Liu Bei ke wilayah Hanzhong
Pada tahun 217, Liu Bei(劉備) menggelar kampanye militer untuk menduduki wilayah Hanzhong(漢中郡) [yang pada saat itu telah diduduki oleh Cao Cao(曹操), setelah menundukkan Zhang Lu(张鲁) dalam pertempuran di Yangping(陽平之戰) pada tahun 215].
Setelah menempatkan sejumlah besar kekuatan pasukan di gerbang Yangping(阳平关), kemudian Liu Bei menugaskan Zhang Fei(張飛) dan Ma Chao(馬超) untuk memimpin agresi militer ke wilayah Wudu(武都郡) sebagai siasat untuk mengalihkan perhatian Xiahou Yuan(夏侯渊) [Jenderal pasukan yang ditugaskan oleh Cao Cao sebagai Panglima utama(大都督) untuk memimpin pertahanan di wilayah Hanzhong(漢中郡)].
Menanggapi manuver pasukan Zhang Fei - Ma Chao, maka Xiahou Yuan menugaskan pasukan dibawah komando Cao Hong(曹洪) dan Cao Xiu(曹休) untuk segera menuju wilayah Wudu(武都郡).
Setelah menempatkan barak pasukan di daerah Xiabian(下辨) [bagian dari wilayah Wudu(武都郡)], Zhang Fei(張飛) melancarkan siasat seakan ia telah mengirim sejumlah pasukan untuk memutus akses keluar pasukan Cao Hong(曹洪) - Cao Xiu(曹休) dari wilayah Wudu(武都郡). Siasat tersebut bertujuan untuk mengecoh
Cao Hong(曹洪) dan Cao Xiu(曹休), sehingga mereka mundur dan melepas pertahanan wilayah Wudu(武都郡).
Tetapi Cao Xiu(曹休) menemukan kejanggalan, dan lalu berhasil meyakinkan Cao Hong(曹洪) untuk memanfaatkan kondisi tersebut sebagai kesempatan untuk melancarkan serangan mendadak terhadap posisi barak pasukan musuh.
Dengan melakukan manufer seakan sedang mundur dan meninggalkan wilayah Wudu(武都郡), kemudian Cao Hong(曹洪) dan Cao Xiu(曹休) memimpin serangan mendadak terhadap barak pasukan Zhang Fei - Ma Chao di Xiabian(下辨), saat sebagian besar pasukan Zhang Fei - Ma Chao masih berada di bukit Gu(固山).
Akibat serangan tersebut, Lei Tong (雷銅) dan Ren Kui(任夔) [dua orang perwira pasukan lini belakang] gugur bersama dengan ratusan jumlah prajurit, sedangkan Wu Lan(吳蘭) akhirnya tewas saat berupaya mencari perlindungan ke tengah pemukiman suku Di(氐) di wilayah Yinping(陰平郡).
Karena jatuhnya barak pasukan di Xiabian(下辨), maka Zhang Fei(張飛) dan Ma Chao(馬超) segera menarik mundur pasukan mereka meninggalkan wilayah Wudu(武都郡).
Meskipun gagal menduduki wilayah Wudu(武都郡), namun Ma Chao memperoleh promosi jabatan sebagai Jenderal kiri(左將軍) pasca keberhasilan Liu Bei memetik kemenangan dari Cao Cao, dan menduduki wilayah Hanzhong(漢中郡).
Korespondensi Yunchang dengan Kong Ming
Tercatat dalam koresponden antara Guan Yu(關羽) dengan Zhuge Liang(諸葛亮), dimana Guan Yu menanyakan perihal Ma Chao kepada Zhuge Liang.
Zhuge Liang yang tidak ingin menambah beban pikiran Guan Yu [yang saat itu sedang menjaga perbatasan wilayah provinsi Jing(荆州)], menjawab secara arif, ”Meng Qi(孟起)[nama panggilan dari Ma Chao] memang cakap dan tangguh serta perkasa, namun keperkasaannya masih belum sebanding dengan "si janggut tanpa tanding." [julukan nama yang dibuat oleh Zhuge Liang diperuntukan kepada Guan Yu].
Insiden Peng Yeng
Pada suatu ketika Peng Yang(彭羕) mengunjungi kediaman Ma Chao(馬超).
Dalam kunjungan tersebut ia berkeluh kesah karena Liu Bei(劉備) telah menempatkan ia ke wilayah Jiangyang(江陽) untuk menjabat sebagai kepala wilayah Jiangyang(江陽太守) yang baru. Namun dalam pertemuan tersebut, Peng Yang(彭羕) seakan menyampaikan maksud dan niatnya untuk mengikut sertakan Ma Chao(馬超) dalam sebuah konspirasi kudeta terhadap Liu Bei.
Sebagai pejabat yang baru bergabung, Ma Chao tidak berani melakukan kebodohan, selain melaporkan hal tersebut.
Tak lama berselang, Peng Yang(彭羕) lalu ditangkap dan di vonis mati dengan tuduhan merencanakan kudeta.
Akhir hayat
Setelah Liu Bei mengukuhkan berdirinya pemerintahan negara Shu-Han(蜀漢国) pada tahun 221, Ma Chao(馬超) ditunjuk sebagai Jenderal pasukan kavaleri(驃騎將軍) dan gelar kehormatan " Lí xiāng "(斄鄉侯).
Ma Chao(馬超) wafat pada tahun 222 dalam usia 47 tahun. Tidak ada catatan resmi mengenai penyebab kematiannya, namun diyakini bahwa ia wafat akibat sakit keras yang dideritanya.
Catatan keluarga
Ma Chao memiliki tiga istri, dimana dua diantaranya tercatat bernama Nyonya Nyonya Yang(楊夫人) dan Nyonya Dong(董夫人), tetapi tidak tercatat nama untuk salah satu istrinya yang lain.
Tercatat bahwa Ma Cheng(馬承) adalah salah seorang putra kandung dari Ma Chao yang mewariskan gelar kehormatan " Lí xiāng "(斄鄉侯), serta melanjutkan pengabdiannya kepada pemerintahan negara Shu Han(蜀漢国).
Sedangkan salah seorang dari putri kandungnya[nama tidak tercatat] akhirnya menikah dengan dengan Liu Li(劉理) [salah seorang putra kandung dari Liu Bei].
Tercatat bahwa Nyonya Yang(楊夫人) beserta dengan putra kandungnya [buah pernikahannya dengan Ma Chao] telah tewas dieksekusi oleh Zhao Qu (趙衢) dalam insiden di Jicheng(冀城).
Nasib Nyonya Dong(董夫人) dan Ma Qiu(馬秋)[putra kandungnya, buah pernikahannya dengan Ma Chao] sama tragisnya, dimana mereka tertangkap oleh pasukan Cao Cao setelah jatuhnya pertahanan wilayah Hanzhong(漢中郡). Kemudian Cao Cao(曹操) menyerahkan Nyonya Dong(董夫人) kepada Yan Pu(閻圃) [sebagai bentuk hadiah], sedangkan Ma Qiu(馬秋) tewas ditangan Zhang Lu(张鲁).
Ma Dai(馬岱) adalah salah seorang sepupu dari Ma Chao(馬超). Ia turut mendampingi Ma Chao(馬超) saat bergabung dengan Liu Bei, dan kemudian bertugas sebagai salah satu komandan pasukan baris depan dalam kesatuan pasukan negara Shu Han(蜀漢国).
Tercatat bahwa sebelum wafat, Ma Chao(馬超) sempat mengajukan permohonan kepada Liu Bei untuk memberikan perhatian khusus kepada Ma Dai(馬岱), karena ia adalah salah seorang yang diharapkan dapat meneruskan kehormatan keluarga Ma(馬).
---000---
Disusun dan terjemahkan ulang oleh Agust DZ
Sumber: Wikipedia

Komentar
Posting Komentar